Tampilkan postingan dengan label bukan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bukan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Februari 2014

” Kami Bukan Bergaduh Di Stesen Minyak Itu Cuma BERBINCANG Suami Isteri


Belum sampai sebulan mendirikan rumah tangga sudah terdengar khabar yang kurang menggembirakan mengenai Adam AF dan isterinya, Siti Zaidatul Fiza atau Fiza Elite.

Perkahwinan mereka didakwa goyah oleh sebuah akhbar selepas mereka terlibat dengan pertelingkahan di sebuah stesen minyak, baru-baru ini .

Perkara itu dikatakan berpunca daripada sikap Adam yang cemburu dengan Fiza, 32, yang ketika itu sedang berbual dengan bekas kekasihnya di situ.

Mengulas lanjut mengenai perkara itu, Adam menafikan perkahwinannya sudah berantakan seperti yang dilaporkan oleh media tersebut.

“Ya, memang ada pertemuan berlaku tetapi apa yang terjadi selepas itu bukan pergaduhan, sebaliknya perbincangan atau muzakarah antara suami dan isteri. Saya sekadar menasihatinya.

“Apa yang terjadi antara kami tidaklah sehingga rumah tangga menjadi goyah,” katanya memetik laporan sebuah akhbar, hari ini.

Adam atau nama sebenarnya Mohd Aizam Mat Saman, 30, juga dilaporkan berkata dia mahu pihak yang membuat cerita tersebut tampil ke depan untuk membuktikan kesahihan cerita yang diuar-uarkan.

Malah Adam juga tidak redha dengan penulisan wartawan yang menjaja cerita tersebut kerana ianya mengatakan semua itu adalah fitnah semata-mata.
Oleh: AUDREY LEE

Sabtu, 30 November 2013

Nikahlah Dengannya Walau Dia Bukan Perawan


THE STORY

Dulu sekian lama gw gonta ganti cew, cari terbaik dari yg terbaik, banyak udah cew yg putus, trus gw cari lagi, akhirnya gw dapet cew yang menurut gw pas banget ama gw. Pas dari segi fisik, sifat yang menarik, pokoknya udah kloplah. Cuman pas gw nembak tuh cew, tuh cew nolak gw, dengan alasan dia blm butuh cow lg, dia masih ingin sendiri karena cow2nya yg dulu jg ninggalin dia.

Gw gk maksain diri, cuman gw tekankan ke dia, bahwa gw udah cinta ama dia dan gw bakal sayang ama dia. Dia bilang ke gw kalo dia banyak kekurangannya, dan gw gk bakal bisa nerima kekurangannya itu. Karena dia berkeras menolak gw, gw akhirnya menyerah. Gw menjauh darinya, karena sakit rasanya saat kita udah menemukan cinta yg selama ini dicari, tapi cinta itu menepis kita. Gw bilang ke dia kl gw mau pergi ke kota lain, gw pengen buang2 jauh bayangan dirinya. Tapi dia melarang gw, dia jelasin ke gw kalo bkn maksudnya nolak gw, dia cuman gk mw disakitin aja, karena cow2 yg ninggalin dia jg gk bisa nerima kekurangannya. Gw yakini dia gw akan berusaha, akhirnya dia nerima gw dan gw gk jadi keluar kota.

Tiga bulan kami pacaran, banyak cerita suka ketimbang duka. Gw makin yakin kalo dia adalah pautan hati gw, cinta makin bermekaran dihati kami, berdua. Akhirnya gw beraniin untuk meminangnya, menjadi pendamping hidup, menjadi isteri gw. Gw lihat dia sangat bahagia, dia nerima gw, dan kami segera nyiapin rencana, ngomong ke ortunya dan ortu gw. Gk ada halangan, kamipun udah nentuin jadwal pernikahan kami.

Suatu malam saat sedang berdua, dia bertanya ke gw, apakah gw udah yakin menjadikannya isteri? Gw bingung, kenapa dia nanya gitu saat kami udah mempersiapkan semuanya, gw bilang udah, memangnya kenapa? Dia kelihatan bingung, dia bilang gpp, tapi gw paksa kenapa dia nanya gitu. Dia bilang gpp, gw paksa terus karena gw penasaran, akhirnya sambil menangis dia bilang kl gw bakalan bkn yg pertama lg buatnya, dia udah pernah melakukannya, dia udah gk suci lg. Gw terhenyak, dia pasrah dgn keputusan gw.

Dunia gw hancur gan, gelap. Gw bimbang untuk melanjutkan. Gw ceritain ke ortu gw, dan ortu gw melarang gw untuk melanjutkan, ngapain nikahin anak yg gk baik masa lalunya, gw disuruh ninggalin dia. Dan gw akhirnya ninggalin dia, gw beralasan ke ortu dia ada ketidakcocokan, rencana bubar, gw menjadi org terkejam untuknya saat itu. Gw pergi dari hidupnya, menjauh dan hilang hubungan darinya.

Dua tahun gw meninggalkan cerita itu. Gw skrg udah menikah, tapi gw nikah karena perjodohan ortu. Gw sebenernya gk cinta ama isteri gw, cuman karena perintah ortu dan ingin melupakan masa lalu gw jalani perjodohan itu. Menikah dgn org yg gk kita cintai adalah menyiksa batin. Gw udah berusaha buat mencintai isteri gw, tapi ttp aja gk nyambung.

Gw jadi benci kenapa gw ninggalin cinta gw yg dulu. Gw nyesel banget. Gw masih inget kata2 dia sebelum gw ninggalin dia, dia akan menjadi isteri yg sholehah. Dia belum lancar membaca al-Quran dan ingin nanti saat gw jadi suaminya, gw akan ngajarin dia. Dia jg dulu udah berusaha menjadi cew baik dgn gk lg bertingkah bebas, berpakaian sopan, bahkan berjilbab. Gw nyesel, kenapa gw yang cuman manusia gk bisa nerima kekurangan org lain, padahal org itu udah janji mau berubah, mau bertobat. Sedang Tuhan sendiri aja Maha Pengampun, kenapa gw yg cuman manusia gk bisa memaafkan. Semua manusia pasti punya latar belakang kelam, gk ada yg sempurna. Itulah kesalahan gw, gw harap kaskuser2 yg punya cerita dan masalah yg sama, ambilah keputusan bijak. Kita manusia gk ada yg sempurna, kalo ada yg ingin berubah lbh baik, bantulah, maafkanlah, terimalah..apalagi itu org yg kita sayangi. Cinta gk akan datang dua kali.

sumber

Kamis, 28 November 2013

5 Pulau Indonesia Berpenghuni Bukan Manusia

Buat sobat yang senang berpetualang, ini ada tempat bagus loh, dimana pulau ini penduduknya bukan manusia, tapi Binatang-binatang, seperti komodo, ular, biawak, dll....
yuk langsung ajah pulau apa aja sih?....

1.

Pulau Rianca, NTT
Dengan waktu sekitar 2 jam perjalanan laut dari Labuan Bajo, Anda akan tiba di Pulau Rinca, Flores Barat, NTT. Mayoritas yang tinggal di pulau ini adalah komodo.
Ada lebih banyak komodo di Pulau Rinca daripada di Pulau Komodo! Trekking menjelajahi savana dan perbukitannya menjadi kegiatan favorit traveler di sana. Sebabnya, saat itulah Anda akan bertemu Sang Naga Purba yang sedang berjalan atau sekedar diam.

Tidak sulit untuk menemukan komodo di pulau ini. Dari bukit hingga di pantainya, hewan ini bebas berkeliaran ke mana saja. Peraturan penting di pulau ini adalah wisatawan harus terus bersama ranger atau pemandu.

Jangan pernah jauh dan taati setiap peraturan yang diberikan ranger saat perjalanan. Selain itu, wanita yang sedang haid dilarang menginjakan kaki di pulau ini. Sebabnya, penciuman komodo sangat tajam dan berpotensi untuk menyerang. Hii!

2.

Pulau Biawak , Jawa Barat
Kalau NTT punya pulau berisi komodo, beda lagi dengan Pulau Biawak di Indramayu, Jawa Barat.
Sesuai dengan namanya, pulau ini menjadi habitat bagi banyak biawak. Dengan hutan bakau di tengah pulaunya, tak heran banyak biawak yang menempati pulai ini.

Ukurannya pun beragam, ada yang kecil, sedang, hingga besar. Wuih! Dari Pelabuhan Indramayu, dibutuhkan 4-5 jam untuk menuju pulau yang menjadi rumah bagi biawak ini. Anda akan melihat reptil ini berkeliaran di pinggir pantai, di tengah hutan, hingga di perairannya.

Anda harus tetap waspada saat bertemu hewan ini, meski mereka tidak agresif. Anda harus waspada terhadap sabetan ekornya! Pulau Biawak juga memiliki alam yang eksotis. Perairan yang jernih di sekitarnya akan menggoda Anda untuk menyelam.

Berbagai macam ikan laut dan karang-karang cantik akan Anda temukan di bawah airnya. Tidak ada manusia yang tinggal di pulau ini, hanya ada beberapa pemandu setempat. Anda pun bisa menyewa bungalow untuk bermalam di sana. Berminat?

3.

Pulau Kembang , Kalimantan Selatan
Pulau Kembang terletak di tengah Sungai Barito, Banjarmasin, Kalsel. Meski berada di tengah sungai, pulau ini justru dihuni oleh ratusan monyet ekor panjang.

Hutan rimbun dengan pepohonan tinggi menjulang menjadi rumah yang nyaman untuk satwa jenaka tersebut. Dari pinggir dermaga, Anda akan melihat monyet-monyet yang sedang menunggu wisatawan datang. Memang, biasanya wisatawan yang datang ke sini selalu membawa makanan berupa pisang atau lainnya untuk hewan tesebut.

Para monyet pun akan dengan sigap mengambil makanan dari tangan Anda. Monyet-monyet di sini tidak usil, tapi pastikan barang-barang berharga Anda tersimpan dengan benar di dalam tas. Tingkah jenaka para monyet menjadi suguhan untuk wisatawan. Anda dapat melihat mereka yang sedang memanjat di pohon, menggendong anak, hingga bertengkar satu sama lain.

Beberapa monyet pun akan memanjat ke bahu Anda. Akan tetapi, ada baiknya Anda tidak memasuki ke bagian hutan yang lebih dalam. Sebabnya, di sana lebih banyak monyet dan ukurannya pun lebih besar. Hii!

4.

Pulau Kalong , NTT
Selain Pulau Rinca dan Pulau Komodo, ada satu lagi pulau di NTT yang dihuni oleh satwa. Terletak sekitar satu jam dari Labuan Bajo, Pulau Kalong menjadi rumah bagi ribuan kalong.

Mereka bergelantungan di tiap pohon-pohon di hutan bakaunya dan terbang bersamaan saat hari memasuki malam. Ups, ternyata wisatawan dilarang masuk ke dalam pulau ini. Sebabnya, Pulau Kalong juga menjadi rumah bagi banyak ular phyton atau sanca.

Masyarakat setempat pun tidak ada yang berani masuk ke pulau ini. Meraka percaya, jika sekali masuk ke dalam pulau ini, maka akan sulit untuk keluar kembali. Meski demikian, pulau ini juga mencuri hati traveler.

Pukul 18.00-19.00 WITA adalah waktu yang terbaik untuk berhenti di depan pulaunya. Dari sana, ada ribuan kelelawar yang keluar dari pulaunya untuk menuju Pulau Flores. Pemandangan langit senja berwarna oranye dihiasi oleh kelelawar pun akan membuat siapa saja terkesima. Anda seolah sedang berada di sarang Batman!

5.

Pulau Ular , NTB
Sesuai dengan namanya, pulau ini dipenuhi ratusan bahkan ribuan ular laut. Bayangkan saja, di pulau ini masih terdapat ratusan ular yang hidup di alam bebas tanpa pengamanan apapun! Jangan takut! Konon, ular-ular di pulau ini sangatlah jinak.

Tidak pernah sekali pun ada wisatawan yang terluka karena ular-ular di pulau ini. Ular-ular yang mendiami pulau ini sangat unik dan bersahabat dengan wisatawan. Tentu, berwisata ke pulau ini akan sangat menegangkan sekaligus menyenangkan.

Pulau Ular termasuk dalam daerah Pantai Oi Caba, NTB. Pulau ini pun menjadi daya tarik bagi wisatawan. Di sini traveler bisa memegang, berfoto, dan bermain dengan ratusan bahkan ribuan ular yang hidup di pulau ini. Kulitnya yang berwarna putih, perak dan hitam terlihat mengkilap karena tertimpa cahaya matahari. Berani? Kelima pulau tersebut dapat menjadi destinasi perjalanan Anda selanjutnya.

Ada rasa penasaran, eksotisme alam yang masih perawan, hingga jantung yang berdetak kencang saat melihat satwa tersebut dari dekat.

Nah sobat pilih mana untuk traveling sobat kali ini??......

Sumber