Tampilkan postingan dengan label mengandung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mengandung. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Desember 2013

10 Makanan Sehat Yang Ternyata Mengandung Racun

--Salam Mungkin kita tidak banyak mengetahui bahwa makanan yang umum kita makan sehari - hari, baik berupa buah, sayuran ataupun seafood ternyata mempunyai racun terkandung di dalamnya, yang jika kita memakannya dalam kadar tertentu ataupun salah dalam pengolahannya bisa mengakibatkan kematian.
10 Makanan berikut ini sangat terkenal dan familier buat kita, bahkan sering dianjurkan oleh ahli gizi untuk rutin dikonsumsi demi menukupi vitamin dan mineral tubuh. Namun mereka (para ahli gizi) mungkin lupa untuk menyebutkan tentang racun yang ada di dalamnya. Langsung saja simak 10 makanan beracun yang sering kita makan

1. Tomat

Banyak diantara kita yang tidak tau bahwa tomat ternyata beracun. Walau buah tomatnya sendiri tidak beracun, tetapi daun dan ranting tanaman tomat mengandung glycoalkaloid yang bisa mengakibatkan sakit perut dan gugup. Daun dan ranting tomat bisa digunakan dalam memasak, tapi tidak bisa dimakan. Glycoalkaloid ini adalah racun yang kuat yang bahkan digunakan untuk mengontrol pes.


2. Apel

Apel sangatlah terkanal sebagai buah yang enak dan sehat tetapi taukah anda bahwa apel mengandung Cyanide/ sianida, walaupun hanya dalam jumlah sedikit. Kandungan sianida ini terdapat di dalam biji apel. Walaupun memakan semua biji yang ada dalam 1 apel tidak akan mematikan, tetapi adalah sesuatu hal yang harus dijauhi. Karena bila anda memakannya dalam jumlah tertentu, akan mengakibatkan komplikasi

3. Cheri


Cheri adalah makanan yang bisa dimakan paling bervariasi. Bisa dimakan mentah, dibakar, dijadikan manisan, bahkan di dalam minuman keras. Walaupun Cheri terkenal enak, buah ini mengandung racun hidrogen sianida. Kalau pip cheri ini terkunyah atau hancur secara tidak sengaja, ia akan mengeluarkan hidrogen sianida. Keracunan hidrogen sianida dalam dosis kecil akan mengakibatkan pusing, kebingungan, dan muntah. Keracunan dalam dosis yang besar akan mengakibarkan kesulatan bernafas, kenaikan tekanan darah dan detak jantung, bahkan gagal ginjal yang bisa mengakibatkan koma dan juga kematian karena saluran pernafasan.


4. Almond

Walaupun orang menyebutnya kacang Almond sebenarnya adalah biji-bijian, yang sangat terkenal di dunia. Seperti hal nya Apel, Almond juga mengadung sianida. Almond ini sangat beracun bila tidak diproses di panas yang benar untuk mengeluarkan racun nya. Di banyak negara, Almond ini dilarang dijual sebelum diproses untuk mengeluarkan racun sianida darinya.

5. Kentang

Pasti semua dari kita sudah pernah mendengar bahkan memakan kentang. Yang belum kita dengar mungkin adalah bahwa kentang ini beracun. Ranting dan daun bahkan kentang nya sendiri beracun. Kalau anda pernah perhatikan kentang lebih dekat, kemungkinan besar dari kita pernah melihat kentang yang agak kehijau-hijauan. Ini adalah disebabkan oleh racun glycoalkaloid. Dalam sejarah, kematian akibat kentang ini pernah terjadi walaupun jarang.

Kebanyakan adalah karena meminum teh daun kentang atau memakan kentang yang kehijau-hijauan. Kematian ini tidak datang secara cepat dan mendadak, tetapi bisanya korban nya akan menjadi lemas dan kemudian jatuh koma. Oleh sebab itu, janganlah mengkonsumsi kentang yang mempunya bulatan seperti bola mata hijau, kulit kehijau-hijauan, atau yang telah berakar. Buanglah kentang-kentang tersebut daripada menyajikan nya.


6. Cabe

Sepertinya tidak ada seorang pun diantara kita yang tidak pernah memakan cabe. Apapun jenis cabe tersebut (cabe rawit, keriting, hijau, dsb) mengandung bahan kimia yang disebut capsaicin. Capsaicin inilah yang bikin cabe itu menjadi pedas. Kimia ini sangalah keras dimana bisa digunakan untuk menghilangkan cat, bahkan digunakan sebagai “pepper spray” yang bisa membutakan mata. Bilan capsaicin ini dimana dalam jumlah tertentu, akan menyebabkan kematian.

7. Kacang Monyet

Seperti halnya almond, kacang monyet ini sebenarnya bukanlah kacang melainkan adalah biji-bijian. Pada saat anda membli kacang monyet yang mentah, sebenarnya kacang tersebut sudahlah tidak mentah tetapi sudah dikukus terlebih dahulu. Ini dikarenakan, kacang ini mengandung racun urushiol yang harus di kukus dulu untuk menghilangkan racun tersebut. Keracunan kacang monyet ini sangat jarang, tetapi orang-orang yang bekerja di pabrik untuk memisahkan kacang monyet dari kulitnya kadang mengalami efek samping yang disebabkan oleh racun urushiol.


8. Jamur

Ada sekitar 5000 jenis jamur di Amerika dan sekitar 100 disebut beracun dan kurang dari selusin adalah jamur yang memtikan. Secara umum, jamur bisa mengakibatkan gangguan gas dalam pencernaan usus bagi yang alergi terhadapnya. Karena banyaknya jenis jamur yang ada didunia, sangatlah susah untuk mengetahui persis yang mana yg beracun. Pada dasarnya, jamur yang tumbuh secara liar lebih mungkin beracun. Salah satu jenis jamur yang paling beracun adalah “Alpha-amanitin”, yang dapat merusak lever.


9. Pufferfish

Ikan Pufferfish adalah veterbrata paling beracun kedua di dunia. Orang Korea dan Jepang paling suka memakan ikan ini. Banyak yang tidak tau bahwa lever dari ikan ini adalah sangan beracun yang dapat mengakibatkan kematian. Racun tersebut dikenal dengan nama tetrodotoxin yang bisa menyebakan darah tinggi, mati rasa yang dan paralysis urat yang bisa menyebabkan kegagalan dalam bernafas dan kematian.


10. Cassava (Yuca)

Mungkin tidak banyak dari kita yang tau makanan ini. Cassava banyak ditemukan di karibean dan Amerika Selatan. Cassava ini bisa dimakan manis ataupun pahit.Makanan ini mengandung cyanogenic glocosides yang ternyata sangat beracun. Dari baunya, cassava akan mengusir serangga bahkan juga binatang, dan kalau tidak di proses secara benar akan mengakibatkan kematian

Sumber:http://www.danishe.com/2012/02/10-makanan-sehat-yang-ternyata.html

Sabtu, 23 November 2013

Mengandung dari Sperma Beku selama 20 Tahun


sperma

Pasangan suami-istri John Powell dan Chanphen sedang berbahagia menanti kehadiran buah hati mereka. Uniknya, sang jabang bayi yang kini berusia 23 minggu berasal dari sel sperma yang telah dibekukan selama 20 tahun.

John Powell, kini 52, memutuskan untuk mengambil tindakan pencegahan dengan membekukan spermanya, sebelum menjalani perawatan kanker testis pada 1991. Pria yang berprofesi sebagai polisi ini lalu menjalani transplantasi sumsum tulang dan kemoterapi satu tahun kemudian. Perawatan yang membuatnya tidak bisa memiliki anak secara alami.

Belakangan, dia bercerai dengan sang istri. Sehingga tak pernah berpikir akan membutuhkan spermanya lagi.

Tapi, tiga tahun lalu, saat bepergian ke Bangkok, ia bertemu Chanphen, kini 36. Keduanya lalu menikah dan berharap memiliki anak. Menilik keadaan suaminya, Chanpen setuju menjalani prosedur bayi tabung dengan menggunakan sperma beku suaminya. Meski diingatkan peluang keberhasilannya tipis, konsepsi buatan berhasil dan kini seorang janin perempuan tumbuh di rahimnya.

John yang berdiam di Orpington, London Tenggara, dan memasuki masa pensiun pekan depan mengatakan, "Jika saya tidak membuat keputusan untuk menyimpan sperma saya, saya tidak akan pernah memiliki anak." 

"Mengingat pada 1991, tepat sebelum menjalani pengobatan kanker, saya pikir saya harus datang ke klinik untuk berjaga-jaga. Saya sangat bersyukur saya melakukannya," katanya kepada The Sun.

Dia melanjutkan, "Ketika bertemu Chanphen dan mengatakannya, dia mau menjalaninya dengan sperma beku. Kami beruntung berhasil melakukannya." 

Istrinya, Chanphen bercerita, "Sangat menakutkan pada awalnya, tapi karena saya mencintai suami saya, saya ingin memberikannya kesempatan. Saya tidak ingin melupakan peluang itu (memiliki anak) tanpa berusaha. Ketika saya mengetahui saya hamil, saya begitu bahagia," ucapnya. 

Walaupun, pembuahan buatan dengan sperma yang telah beku selama puluhan tahun berisiko besar tidak berhasil, Chanpen mengatakan bahwa keberuntungan membuat pasangan ini mendapat kesempatan menjadi sepasang orang tua. "Kami sangat beruntung."